Kit Kat Jepang #1.

Update 11/01/2014: Informasi di tulisan ini mungkin sudah tidak akurat lagi. Setelah membaca bagian 1 sebaiknya langsung baca bagian 2.

Sudah lama saya mendengar dan penasaran dengan Kit Kat Jepang yang beraneka rasa itu. Di Indonesia sampai ada online shop yang khusus menjual cemilan dari Jepang dengan master piece-nya tidak lain tidak bukan The Legendary Green Tea Kit Kat. Saya sendiri belum pernah coba beli di ol-shop karena harganya yang mihil hihi. Ga seniat itu juga sih ngeluarin banyak uang untuk barang yang sekali habis dalam 2-3 kali kunyahan.

Kenapa Kit Kat sampai segitu nge-hits-nya di Jepang?

Bagi orang Jepang yang percaya superstition bunyi “Kit Kat” mirip dengan bunyi “Kitto Katsu” yang artinya “pasti menang/I surely pass“. Oleh karena itu Kit Kat dijadikan semacam good luck charm buat murid-murid yang mau menempuh ujian (sumber1, sumber 2). Kalau diperhatikan lebih lanjut, di belakang bungkus Kit Kat ada semacam kotak yang bisa ditulisin kata-kata penyemangat. Mungkin mirip-mirip kata-kata yang ada di permen Kiss. Cuma bedanya di Kiss, kata-kata tersebut sudah ditentukan dari pabriknya.

IMG_1573

Tuliskan pesanmu :D

Budaya memberikan hadiah di Jepang juga cukup kental. Jika kamu bepergian ke suatu tempat maka sangat penting untuk membawa oleh-oleh dari tempat yang dikunjungi (omiyage) saat kembali pulang (sumber). Hmmm mirip budaya di Indonesia. Hal ini membuat adanya Kit Kat yang diproduksi secara khusus hanya di regional tertentu saja. Biasanya jenis ini merupakan makanan khas daerah tersebut yang lalu diadaptasikan ke dalam chocolat bar. Misalnya Kit Kat Amao merupakan variasi rasa dari buah sejenis strawberry yang banyak tumbuh di Okinawa, Area Kyushu (sumber). Ada juga Kit Kat yang hanya diproduksi pada musim tertentu saja, seperti musim ujian sekolah (yup, ujian ya bukan hujan). Nah, tentu saja regional dan seasonal Kit Kat ini banyak diburu oleh para pencari oleh-oleh karena langka dan ga selalu ada setiap waktu. Belum tentu di tahun berikutnya, pada musim yang sama di regional yang sama, rasa Kit Kat yang sama akan di-release seperti di tahun sebelumnya.

Alasan terakhir karena mungkin karena orang Jepang senang mencoba hal-hal baru. Apalagi jika dikemas dengan menarik dan eye catching (sumber).

Sejak launching pertama kali di Jepang tahun 1970-an hingga hari ini, sudah lebih dari 200 rasa dibuat. Saya tentu saja ga mungkin sanggup berburu dan mencoba semua rasa tersebut. Selain sulit, mahal, ada rasa yang sudah punah, masalah kehalalan juga menjadi pertimbangan utama.

Sejak adik saya lanjut kuliah di Jepang, dia berjanji mau mengirimkan the infamous green tea Kit Kat. Tapi ga jadi-jadi melulu karena katanya ga nemu yang ukuran besar. Eh pucuk dicinta ulam tiba. Mendadak ada teman yang baru pulang konferensi di Jepang membawa oleh-oleh Kit Kat beraneka rasa. Saya langsung saja mengambil rasa Uji Matcha dan Sakura Matcha.

Rasa Uji Matcha dengan sotoynya saya samakan dengan Green Tea dan langsung saya makan di tempat :p Pertimbangannya sih karena banyak teman-teman muslim di Jepang sepertinya ga mempermasalahkan Kit Kat Green Tea. Nah, yang Sakura Matcha ini agak bikin galau. Halal ga ya???

Saya berulang kali bertanya ke adik saya masalah kehalalan ini. Menurut beliau, berdasarkan Halal Japan, kalau cuma dilihat dari ingredients dengan parameter babi, shorthening, emulsifier, alkohol, dan minyak, Kit Kat dikategorikan unconfirmedParameter alat ga dimasukkin. Tapi kata teman-temannya yang lama di Jepang ga ada yang mencurigakan. Saya juga mencoba browsing dan menemukan laman Halal Japan di Facebook. Di foto ini tertulis “these Nestlé products are Ok for Muslim Insya Allah”.

Kutipan dari Halal Japan setelah bertanya ke Customer Sevice Nestlé:

ネスレお客様相談室の菊山でございます。
日頃は、ネスレ製品をご愛用いただき、誠にありがとうございます。

お待たせいたしました。
当社製品の中で、下記の製品は、
牛乳以外の動物性原材料、ならびにアルコールの使用はございません。

(There is a Kikuyama of Nestlé customer service .
Around the day , I have to use regularly the Nestlé product , thank you very much .

I kept you waiting .
Among our products , the following products are
The use of alcohol is not available and animal raw materials, other than milk).

Saya tadinya berpikir, “Okay Kit Kat mungkin halal tapi ga semua varian rasanya. Perisa rasa dan shorthening-nya mungkin beda-beda”. So, bagaimana dengan Kit Kat Green Tea? Ternyata banyak juga yang nanya tentang si Green Tea ini. Atas bantuan orang Indonesia berinisial AP maka didapatlah info sebagai berikut:

ネスレお客様相談室の菊山でございます。
お問い合わせの件につきましてご連絡が大変遅くなり申し訳ございません。

「ネスレ キットカット オトナの甘さ 抹茶(緑パッケージ)」につきましても
乳以外の原材料で動物性由来のものは使っておりません。

(There is a Kikuyama of Nestlé customer service.

Sorry contact is very slow with regard to the review of inquiry.

Even if with “green tea sweetness of Nestlé Kit Kat adults (green package)” to
I do not use any of those animal-derived raw materials other than milk).

Maaf ya saya langsung pakai google translate tanpa dipoles dulu. Sengaja karena takut mengubah artinya.

Bagi teman-teman yang bedomisili di Jepang bisa langsung menghubungi Customer Service Nestlé saja baik lewat telepon maupun email. Dari yang pernah saya baca, CS disana sangat beda dengan di sini. Mereka dengan sangat welcome akan menjawab pertanyaan-pertanyaan kita, yang ga penting sekalipun. Kalau sudah tahu jawabannya bisa bantu infokan ke saya ya hehehe.

Dulu ada blog khusus referensi makanan halal di Jepang yang dibuat oleh orang Indonesia, namanya Serijaya Indonesia. Karena dibuat di Multiply dan sekarang Multiply sudah tutup maka pindah ke Facebook. Yang versi web masih dalam proses maintenance. Mudah-mudahan cepat beres deh :D

Cara terakhir adalah bertanya ke dua teman saya yang pernah bermukim di Jepang. Keduanya mengatakan Insya Allah Kit Kat Jepang halal karena sering dijadikan cemilan kala mentoring :D

Kesimpulannya adalah Kit Kat Jepang halal kecuali rasa-rasa yang menyerempet pada minuman keras seperti Bourbon, Wine, dll (IMHO).

Akhirnya dengan mengucap Bismillah, maka saya memutuskan untuk mencoba Kit Kat pemberian tersebut dan berikut adalah review-nya.

IMG_1077

Uji Matcha (Hijau) & Sakura Matcha (Pink)

1. Kit Kat Rasa Uji Matcha

IMG_1575

Uji Matcha

Maafkan ujung Kit Kat-nya yang sudah gompal.

Untuk aromanya seperti ada semriwing-semriwing pahit khas aroma teh. Antara tiap lapisan wafernya ada seulas cream hijau but surprisingly, dari segi rasa ga ada yang istimewa. Rasa manisnya mengingatkan pada rasa coklat putih. Mungkin bahan dasarnya memang coklat putih yang diberi pewarna hijau (?). Tidak terasa adanya pahit khas green tea.

Quite disappointing, huh?

2.Kit Kat Rasa Sakura Matcha

IMG_1577

Sakura Matcha

Lagi-lagi maafkan bentuknya yang sudah tidak karuan :p

Yak! Saya pun kaget ternyata lapisan coklatnya warna hijau juga bukan pink. Dari segi aroma sih seperti coklat putih. Ketika dicoba, seperti ada semriwing-semriwing pahit tapi ada manisnya juga. Rasa manisnya agak unik, seperti campuran coklat putih dan suatu rasa manis yang beda. Apakah itu rasa Sakura? Wallahualam.

Demikianlah review tentang makanan yang pertama kali saya lakukan. Amatiran sekali sekaligus penting ga penting hahaha.

Kebetulan akhirnya si adik bisa ngirim 4 rasa lainnya. Jika ada waktu dan keisengan akan saya review kembali :D

About these ads

4 thoughts on “Kit Kat Jepang #1.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s